UPM Institutional Repository

Pemberdayaan masyarakat: upaya peningkatan kompetensi praktisi kesehatan dalam analisis molekuler untuk diagnosis dan penatalaksanaan penyakit


Citation

Andini, Ary and Nugraha, Gilang and Hidayat, Muhammad Taufiq and Prayekti, Endah and Salimi, Syafrina Maulidyatus and Navis, Khiliah and Sari, Widya Novita and Fakurazi, Sharida (2025) Pemberdayaan masyarakat: upaya peningkatan kompetensi praktisi kesehatan dalam analisis molekuler untuk diagnosis dan penatalaksanaan penyakit. Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI), 7 (1). pp. 40-49. ISSN 2798-0227; eISSN: 2686-097X

Abstract

Analisis molekuler telah memainkan peran penting dalam mendiagnosis dan mengelola penyakit selama pandemi dengan memungkinkan deteksi dini wabah dan identifikasi cepat penyebab penyakit, sehingga menghasilkan pengobatan yang cepat. Namun, masih ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan pemahaman dan kemahiran diagnostik molekuler di Asia Tenggara. Oleh karena itu, langkah proaktif harus diambil untuk meningkatkan pemahaman melalui seminar dan program pelatihan yang berfokus pada analisis molekuler. Tujuannya adalah untuk memperkuat kemampuan diagnostik dan manajemen petugas kesehatan mengenai penyakit menular di Asia Tenggara, yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Sasaran pesertanya meliputi para profesional kesehatan, teknisi laboratorium medis, pendidik dan pelajar. Melalui kerjasama dengan Universiti Putra Malaysia, dua acara penting diselenggarakan. International Seminar on Medical Laboratory Technology (ISoMLatech), yang berlangsung pada tanggal 5 Juli 2023, mengusung tema “Advancements in Molecular Assay for Diagnosing and Managing Infectious Diseases in Southeast Asia.” Acara yang diselenggarakan secara hybrid dengan memanfaatkan Zoom dan Auditorium UNUSA ini berhasil menarik 510 peserta dari berbagai latar belakang. Selain itu, Kursus Singkat diadakan pada tanggal 13 hingga 15 Agustus 2023, di Universiti Putra Malaysia, yang mencakup berbagai topik seperti dasar-dasar pemeriksaan molekuler, deteksi imunokimia, epidemiologi penyakit menular, resistensi antimikroba, dan kunjungan ke Kampus UPM dan Institut Biosains. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari 75% peserta menilai ISOMLatech dan Short Course baik atau sangat baik. Oleh karena itu, terdapat antisipasi yang kuat terhadap keberhasilan dan implementasi program yang berkelanjutan.


Download File

[img] Text
124891.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (801kB)

Additional Metadata

Item Type: Article
Subject: Medical Science
Subject: Biotechnology
Subject: Public Health
Divisions: Faculty of Medicine and Health Science
DOI Number: https://doi.org/10.20885/jamali.vol7.iss1.art5
Publisher: Universitas Islam Indonesia (Islamic University of Indonesia)
Keywords: Kompetensi; Molekuler; Praktisi kesehatan
Sustainable Development Goals (SDGs): SDG 3: Good Health and Well-being, SDG 4: Quality Education, SDG 17: Partnerships for the Goals
Depositing User: MS. HADIZAH NORDIN
Date Deposited: 27 Apr 2026 02:21
Last Modified: 27 Apr 2026 02:21
Altmetrics: http://www.altmetric.com/details.php?domain=psasir.upm.edu.my&doi=10.20885/jamali.vol7.iss1.art5
URI: http://psasir.upm.edu.my/id/eprint/124891
Statistic Details: View Download Statistic

Actions (login required)

View Item View Item